Kualifikasi Piala Dunia 2026 – Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang Lebih Telak, Finishing Masih Jadi PR Mutlak – Semua Halaman – Bolasport – https://bit.ly/420l4vr – #arenanews

March 26, 2025 at 01:15AM

Sepak bola Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia 2026 – Timnas Indonesia Seharusnya Bisa Menang Lebih Telak, Finishing Masih Jadi PR Mutlak – Semua Halaman – Bolasport

20250325_212644jpg-20250325093131.jpg

BOLASPORT.COMTimnas Indonesia berhasil meraih kemenangan krusial atas Bahrain, tetapi masih menyisakan PR yang mutlak untuk dibereskan.

Sang Garuda membungkus angka penuh pada matchday 7 Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3/2025).

Menjamu Bahrain, timnas Indonesia menang tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Gol tunggal Ole Romeny menyegel kemenangan kedua bagi Indonesia di fase ini.

Di tempat yang sama November lalu, tripoin pertama dikemas Marselino Ferdinan dkk atas Arab Saudi (2-0).

Terlepas dari keberhasilan memukul timnas Bahrain, skuad asuhan Patrick Kluivert masih berkutat dengan PR lanjutan yang wajib segera dibereskan.

Menjadi tugas yang diturunkan dari era Shin Tae-yong, pekerjaan rumah ini menyoal kemampuan penyelesaian akhir di lini depan.

Saat melawan Bahrain, Indonesia melepaskan 7 tembakan dengan 3 buah di antaranya masuk kategori big chances, atau peluang yang sangat potensial menjadi gol.

Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia Vs Bahrain – Diteror Misil Jarak Jauh Usai Gol Romeny, Garuda Selamat dan Bawa Pulang Tiga Poin

Dari tiga kesempatan emas itu, dua peluang hangus sia-sia karena eksekusi yang tidak apik.

Pertama dialami Marselino, yang menyia-nyiakan peluang sangat terbuka di depan gawang.

Dalam sebuah skema fast-break, Ragnar Oratmangoen secara jeli melepaskan umpan terobosan kepada Marselino, yang berlari di sisi kiri penyerangan.

Tinggal berhadapan dengan kiper, tembakan winger Oxford United itu malah meleset jauh dari gawang.

Isyarat kegagalan sudah tampak dari sikap badannya yang tidak menumpu sempurna ketika menembak bola.

Adapun kesempatan emas kedua yang terbuang dimiliki Eliano Reijnders.

Lagi-lagi via skema serangan kilat, manuver Ricky Kambuaya di sisi kiri menjadi sumber bahaya.

Umpan Kambuaya dengan kaki luar mengarah jitu kepada Eliano.

Tepat di muka gawang dalam posisi bebas, adik gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders, malah melanjutkan skenario ideal ini dengan tembakan yang melesat di atas mistar.

Padahal posisi kiper timnas Bahrain, Ebrahim Lutfalla, sudah mati langkah.

Untung bagi Indonesia, dua kegagalan itu tidak berujung nasib buruk karena anak asuh Kluivert mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sampai ujung laga.

Problem penyelesaian akhir ini menjadi krusial untuk segera diselesaikan karena bakal sangat memengaruhi kemampuan Indonesia cetak gol, dan muaranya adalah menentukan seberapa besar peluang meraih kemenangan.

Menurut data yang digali BolaSport.com dari Fotmob, dalam tiga pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tim Garuda melewatkan 6 peluang emas berkategori big chances.

Sebelum dua kans terbuang di laga versus Bahrain, ada satu peluang emas gagal dikonversi saat dihantam Australia kemarin dan tiga buah lagi hangus ketika menekuk Arab Saudi.

Kemampuan finishing sangat krusial untuk terus diasah.

Pasalnya, catatan gol setiap tim akan menjadi faktor yang vital dalam penentuan peringkat di klasemen.

Saat ini timnas Indonesia menempati peringkat empat Grup C dengan 9 poin dan selisih gol minus 6 butir.

Sang Merah-Putih mencetak 8 gol, terbanyak ketiga setelah Jepang dan Australia, tetapi sudah kemasukan 14 kali atau yang terparah kedua setelah China.

Sebuah peningkatan bagi timnas Indonesia ialah hadirnya Ole Romeny sebagai juru gedor baru yang langsung diandalkan.

Dalam dua partai perdananya berseragam Merah-Putih, Romeny mencetak dua gol.

Sepasang gol tersebut dicetaknya walau hanya melepaskan total empat tembakan.

Artinya, kemungkinan Romeny menjebol gawang musuh sangat tinggi dengan rata-rata mencetak satu gol setiap melepas dua percobaan.

Artikel ini juga terbit di https://bit.ly/420l4vr



from Parena – Pastikubisa https://ift.tt/lx4szGX
via IFTTT

Comments